Puisi: Manusia-super

puisi, contoh puisi

Manusia-super


Aku ajarkan kau akan manusia-super!
Bejana kesempurnaan yang kosong,
air surut dari pasang besar, dan
bahan tertawaan, sesuatu yang memalukan.

Apa kera itu bagi para manusia?
Begitu pula manusia bagi manusia-super.
Wahai engkau yang bijaksana, baginya
hanyalah ketidakharmonisan dan hibrida
antara tumbuh-tumbuhan dan hantu.

Perhatikan, aku ajarkan kau tentang sang manusia-super!
Jiwanya adalah makna dunia, selalu sejati ke dunia.
Selainnya adalah para peracun,
mereka tahu atau tidak?

Mereka adalah para pembenci kehidupan,
Yang membusuk dan beracun, karena
merekalah dunia ini kelelahan
maka usir mereka!

Sekala jiwa melihat hina ke badan
darinya tercipta sesuatu yang mulia.
Jiwa menginginkan badan menjadi kurus,
lalu ia akan lari darinya dan dunia!

Oh, jiwa ini sendiri pun kurus, kelaparan
kekejaman telah menjadi pesona jiwa!
Tapi katakanlah padaku, bahwa
jiwa bukanlah kepuasan diri yang menyedihkan.

Aku ajarkan kau sang manusia-super!
Ia adalah samudera tanpa noda
padanyalah kebencian besar kau bisa tenggelam
sekarang ia kesepian di tengah hamparan!

Duh, manusia-super!

15 Maret 2021
Muhammad Andi Firmansyah, dalam keheningannya.

Posting Komentar

0 Komentar