Cara Menjadi Populer dalam 7 Hari

Cara Menjadi Populer dalam 7 Hari

Tulisan ini tidak untuk ditanggapi dengan serius!

Menjadi idola rasa-rasanya merupakan impian setiap orang. Dengan kehadiran media sosial, menjadi populer sudah bukan lagi hal yang sulit. Namanya juga manusia, pada dasarnya butuh pengakuan diri dari orang lain. Secara sadar atau tidak, orang-orang akan melakukan apa pun untuk diperhatikan banyak orang hingga akhirnya status sosialnya naik di dalam kelompok. Perilaku ini yang sering dikenal sebagai Social Climbing alias Panjat Sosial (Pansos).

Di dunia psikologi, istilah pansos sebenarnya sudah ada sejak dulu. Menurut Urban Dictionary, Panjat Sosial adalah mereka yang berteman dengan seseorang untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan atau butuhkan. 

Para social climber ingin mendapat pengakuan di lingkungan sosialnya agar ia dilihat oleh semua orang. Sisi buruknya, mereka kadang hanya menghargai sebuah hubungan berdasarkan popularitas dan status, sehingga cuek dengan nilai pertemanan itu sendiri. 

Biasanya para social climber ini ambisius dan kompetitif dalam mendapatkan status sosial. Akhirnya, mereka tidak akan pernah merasa puas jika orang lain punya status lebih tinggi darinya.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa perilaku pansos muncul dikarenakan kurangnya rasa percaya diri pada seseorang sehingga sering membandingkan diri dengan orang lain. Dan menariknya, faktor gaya hidup juga menjadi penyebab perilaku pansos. 

Di era kemudahan akses informasi, kerasa kan kalau semua orang pengen ‘dilihat’ dari postingan media sosial? Kita jadi terbiasa menganggap konten media sosial itu adalah standar nilai sosial baru. 

Misalnya, standar sukses itu diukur dari orang-orang yang berhasil punya usaha atau teman-teman yang dapat beasiswa kuliah di luar negeri. Akhirnya, lagi-lagi membuat kita membandingkan diri dengan orang lain.

Tapi tenang! Anda tidak perlu lagi repot-repot bekerja keras untuk masuk TV supaya menjadi populer. Dengan beberapa tips ini, saya akan membagikan kiat-kiat menjadi populer via media sosial hanya dalam waktu 7 hari.

Hari pertama, Anda harus mencari tahu terlebih dahulu, apa “keunikan” diri Anda. Saran saya, ambil julukan Anda dari teman-teman. Jika tidak ada, Anda bisa memperkirakan sendiri mengenai “keunikan” Anda. 

Misalnya, Anda itu sering disebut sebagai kembaran monkey, berarti “keunikan” Anda adalah kejelekan muka Anda (jangan terlalu serius, pembaca).

Atau contoh lainnya, jika Anda dijuluki si tongos, berarti Anda memiliki gigi yang offside dan itu merupakan “keunikan” Anda. 

Atau Anda dijuluki si cungkring karena badan Anda yang begitu kurus, sampai-sampai tulang Anda seperti lidi (sepertinya itu saya deh). 

Atau bisa juga Anda dijuluki si latah, karena Anda begitu lihai menyebutkan nama-nama binatang ketika terkejut. 

Intinya, tentukan terlebih dahulu “keunikan” Anda, sebab, itu indikator yang akan membuat Anda menjadi populer.

Sudah? Kita masuk dalam hari kedua

Misalnya (jangan dianggap serius) “keunikan” Anda adalah muka Anda yang begitu jelek. Sekarang, ambil ponsel Anda! Siapkan kamera, tidak perlu kualitas HD, yang penting itu tetap bisa menggambarkan dengan jelas betapa jeleknya muka Anda.

Buat video atau foto, terserah apa pun pilihan Anda. Jika Anda membuat video, tampilkan wajah Anda! Kemudian, ucapkan perkataan yang bisa memancing respon publik. 

Misalnya, “Hey guys, aku udah mirip Zayn Malik, kan? Ini tuh hasil salonku selama 3 jam. Salon mahal lagi! Wuh, kalian pasti gak mampu kan bayar salon yang mahal? Pasti kalian makan aja susah ya? Udah, kalian jangan iri-iri gitu, ntar malah tambah iri lho. Terus sakit, serangan jantung, mati deh hahaha..”

Video-nya singkat, bukan? Ya, dengan video kurang dari 30 detik, Anda bisa menjadi populer dalam waktu singkat. Menakjubkan, bukan? 

Jika sudah selesai membuat video, upload ke Instagram, Facebook, atau Youtube. Tapi seandainya Anda hanya mengunggah foto Anda, maka berikan caption yang sama seperti perkataan yang saya contohkan tadi, oke?

Kita tunggu publik untuk mengakses konten Anda. 

Kini, kita masuk dalam hari ketiga. Publik telah mengakses video Anda. Mungkin tidak akan sampai ribuan, tapi seiring waktu akan jadi jutaan views.

Satu per satu orang yang mengakses konten Anda akan membagikannya melalui media sosial mereka. Dan ini lah kesempatan yang bagus untuk Anda menjadi populer. 

Publik akan mulai merespon konten Anda. Entah ratusan like, jutaan dislike, atau ratusan ribu komentar hujatan. Tidak apa-apa, ini langkah yang bagus untuk menjadi populer.

Pada hari keempat, video/foto Anda akan mulai tersebar di mana-mana. Luar biasa, bukan? Dan untuk langkah pamungkas, berikan respon kepada publik mengenai komentar-komentar yang mereka berikan. 

Saya sih yakin, publik akan banyak memberikan komentar hujatan. Tidak apa-apa, ini kesempatan bagus. 

Sekarang, respon dengan video/foto lagi seperti sebelumnya, kali ini dengan perkataan yang lebih pedas dan “renyah”. Silakan Anda improvisasi sendiri.

Pada hari kelima, kepopuleran Anda akan mungkin untuk mengalahkan artis-artis sinetron, bahkan pemain film. Anda akan menjadi populer. Konten Anda telah ditonton jutaan kali, disebarkan ribuan kali, dan dilaporkan ratusan kali. 

Anda akan menduduki trending dengan hastag #musnahkan(nama Anda).

Pada hari keenam, Anda akan mendapatkan undangan untuk masuk ke acara TV. Fantastis, bukan? Anda tidak perlu bersusah payah mengikuti casting sana-sini. Anda hanya perlu membuat konten “unik”, maka acara TV sendiri yang akan menghampiri Anda.

Pada hari ketujuh, Anda tinggal duduk santai, menikmati popularitas Anda, makan makanan enak, menginap di hotel bintang lima. 

Dan apa itu? Ternyata uang Anda sudah tidak cukup lagi di masukkan ke dalam dompet Anda yang usang itu. Sekarang, Anda membutuhkan lemari untuk menyimpan uang-uang Anda itu. Apakah Anda menikmatinya?

Begitulah Anda akan menjadi populer dalam waktu 7 hari saja. Tertarik?

Tapi bagaimana jika langkah yang Anda lakukan sia-sia? Bagaimana jika Anda gagal dalam melakukan itu semua? Tenang, ada cara yang lebih mujarab. Dan ini, rahasia!

Anda buka internet, cari, siapa publik figur yang sedang terkenal saat ini. Atau dengan kata lain, cari daftar publik figur yang sedang hangat diperbincangkan saat ini. 

Lihat siapa yang berada di nomor 1. Kemudian, cari nama akun media sosialnya (sekarang hampir setiap publik figur sudah memiliki media sosial).

Anda buat konten di Instagram atau Facebook atau Youtube. Dalam konten tersebut, silakan kritik publik figur yang sedang terkenal saat ini. 

Misalnya, Anda menyebut dia sebagai “bekantan” karena mukanya yang begitu ... Kemudian, Anda sebut dia sebagai “tikus berdasi”, karena dia telah mengambil uang rakyat misalnya. 

Pokoknya, kritik orang itu. Dan jangan lupa untuk tag akun media sosialnya. Ini penting, dan wajib.

Entah satu atau dua hari, simsalabim, konten yang telah Anda upload akan tersebar di mana-mana. Kini, Anda akan menjadi orang yang terkenal, sejajar dengan ketenaran publik figur yang Anda kritik. 

Seperti yang Anda tahu, hampir setiap orang tidak mau dikritik, apalagi dihina. Dengan ketenaran si publik figur, dia memiliki banyak pengikut, atau bahkan anak muridnya. Dia akan berusaha memancing publik untuk membelanya. 

Dan kemudian, Anda akan menjadi sasaran empuk para netizen. Tidak apa, kan yang penting Anda menjadi populer. Dengan memanfaatkan ketenaran si publik figur, Anda bisa “numpang” populer juga dengan cara yang saya berikan tadi.

Selamat mencoba!

Tapi saran saya, jangan! Jika Anda benar-benar mempraktekkannya, saya mulai ragu tentang kewarasan jiwa Anda.

Posting Komentar

2 Komentar

  1. ngakakkk :v nyindir anak muda zaman sekarang nihh "v

    BalasHapus
  2. Tips yang bagus, tp hidup penuh hujatan DECH... Ampyuuuuun mending nda populer tp hidup tenang.....

    BalasHapus